Veneer Gigi: Prosedur, Fungsi, Risiko, dan Cara Merawatnya


veneer gigi

Veneer gigi adalah salah satu prosedur yang dapat Sahabat Damessa lakukan untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan tampilan senyum. Bagaimana bisa? Pasalnya veneer memang mampu menutupi kecacatan pada gigi, mulai dari warna, bentuk, hingga ukurannya yang tidak seragam.


Nah, jika kamu tertarik melakukan prosedur satu ini, alangkah lebih baiknya untuk memahami dulu dengan baik tentang apa itu veneer gigi termasuk proses dan kemungkinan efek sampingnya. Yuk simak selengkapnya dalam artikel di bawah ini!


APA ITU VENEER GIGI?

Veneer gigi adalah sebuah prosedur untuk memperbaiki tampilan gigi. Perbaikan yang ditawarkan veneer gigi adalah menutupi kecacatan, memperbaiki warna, bentuk serta ukuran gigi.


Komponen penyusun veneer gigi adalah resin dan porselen. Selain itu, veneer gigi akan menempel secara permanen pada gigi untuk menutupi lapisan terluar gigi saja. Berbeda dengan implan dan crown gigi yang masing-masing bekerja dengan cara mengganti gigi hingga ke akar dan menutupi seluruh mahkota gigi.

BIAYA VENEER GIGI

Biaya veneer gigi sangat bervariasi sesuai dengan kebijakan masing-masing fasilitas kesehatan. Namun umumnya, biaya veneer gigi adalah pada kisaran Rp700 ribu per gigi. Kamu mungkin saja menemukan biaya veneer gigi yang lebih tinggi atau lebih rendah daripada kisaran tersebut.


Perlu diketahui bahwa prosedur veneer gigi tidak berada dalam pertanggungan asuransi kesehatan ya, sehingga kamu harus menyiapkan budget khusus untuk ini.


KAPAN KAMU PERLU MELAKUKAN VENEER GIGI?

Kamu dapat melakukan prosedur veneer gigi jika mengalami beberapa masalah seperti:

  • Jarak antar gigi renggang

  • Bentuk gigi tidak teratur dengan tingkat kesulitan ringan

  • Gigi patah

  • Gigi mengalami perubahan warna atau kekuningan

  • Kerusakan gigi

Namun, tidak berarti bahwa veneer gigi adalah prosedur yang dapat dilakukan pada semua masalah gigi. Ada beberapa kasus di mana veneer gigi akan ditunda karena beberapa alasan yang akan dijelaskan selanjutnya.


PERINGATAN VENEER GIGI

Proses veneer gigi adalah irreversible, yang berarti tidak dapat diulang dan diperbaiki ketika sudah terpasang. Oleh sebab itu, beberapa orang di bawah ini tidak dianjurkan melakukan prosedur veneer gigi.

  • Orang dengan enamel gigi sudah terkikis sehingga tidak bisa dilakukan pengikisan lagi

  • Orang dengan gigi tidak sehat seperti pasien penyakit gusi

  • Orang dengan gigi rapuh akibat pembusukan, tambalan gigi yang besar serta patah gigi

  • Orang yang mempunyai kebiasaan menggesekkan gigi bawah dan atas (bruxism)

YANG PERLU KAMU PERHATIKAN SEBELUM VENEER GIGI

Sebelum memutuskan untuk melakukan proses veneer gigi, pastikan kamu melakukan konsultasi dengan dokter guna mengetahui keadaan awal gigi. Pemeriksaan mencakup analisa mengenai kekurangan yang perlu diperbaiki serta apakah gigi sudah siap dengan prosedur veneer.


Pada tahapan tersebut, dokter juga akan memeriksa apakah ada banyak tambalan pada gigi yang menyebabkan gigi rentan untuk prosedur veneer. Perlu diketahui bahwa bila kerusakan gigi sudah terlalu parah, veneer kemungkinan tidak dapat dilakukan.


Oleh sebab itu, manfaatkan konsultasi tersebut sebaik-baiknya agar veneer gigi yang kamu lakukan bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, sifat veneer gigi yang permanen juga menjawab pertanyaan apakah veneer gigi bisa dilepas. Kamu tidak dapat melepas veneer gigi sehingga pastikan keputusan ini sudah dipertimbangkan matang-matang.


Baca juga: Sering menggeretakan gigi saat tidur, yuk kenali Bruxism lebih jauh!


PROSES VENEER GIGI

Nah, setelah mengetahui apa itu veneer gigi, berikut adalah tahapan proses veneer gigi.


1. Proses veneer gigi diawali dengan pemeriksaan awal guna mengetahui kondisi gigi. Veneer gigi adalah prosedur yang hanya dilakukan pada gigi yang sehat, sehingga bila diketahui ada masalah pada gigi kamu, dokter akan melakukan beberapa perawatan sampai gigi siap untuk dilakukan veneer.


2. Jika kondisi gigi sudah dalam keadaan sehat atau malah tidak ada masalah sama sekali, dokter akan melakukan langkah selanjutnya yaitu mengikis lapisan gigi terluar atau enamel untuk memberikan ruang pada lapisan veneer yang akan ditempelkan.


3. Selanjutnya, proses veneer gigi adalah membuat cetakan gigi yang sesuai dengan gigi pasien.


4. Saat proses pembuatan cetakan gigi berlangsung, pasien akan diberikan veneer gigi sementara sambil menunggu veneer gigi permanen siap digunakan. Proses ini dapat berlangsung sekitar 1-2 minggu.


5. Setelah pembuatan cetakan gigi selesai, dokter akan merekatkan veneer gigi permanen dengan memperhatikan kesesuaian, warna, ukuran sebelum benar-benar meletakkannya pada gigi pasien.


YANG PERLU KAMU PERHATIKAN SETELAH VENEER GIGI

Veneer gigi adalah komitmen jangka panjang sehingga kamu perlu memperhatikan hal berikut ketika memutuskan untuk melakukannya.

  • Jangan mengonsumsi makanan yang terlalu keras apalagi menggigitnya langsung dengan gigi

  • Kurangi konsumsi minuman dan makanan yang memiliki warna kuat seperti kopi, teh, dan soda karena bisa mengubah warna veneer dalam jangka panjang

  • Jaga kebersihan gigi dengan membersihkannya secara rutin

  • Jangan lupa memeriksakan gigi rutin 6 bulan sekali guna mengantisipasi berbagai masalah pada gigi dan mulut

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN VENEER GIGI

Veneer gigi adalah salah satu prosedur dalam memperbaiki tampilan gigi. Meskipun memiliki berbagai kelebihan, veneer gigi juga mempunyai beberapa kekurangan untuk dipertimbangkan. Ini penjelasannya.


Kelebihan veneer gigi

  • Tidak gampang berubah warna

  • Tidak memiliki efek buruk pada kesehatan gusi

  • Tampilan gigi putih dan bersih

  • Tampilan alami dan menyerupai gigi asli

Kekurangan veneer gigi

  • Tidak dapat diperbaiki apabila mengalami kerusakan

  • Cara kerja veneer gigi adalah dengan mengikis enamel sehingga membuat gigi lebih sensitif

  • Veneer gigi adalah perawatan gigi yang tidak direkomendasikan bagi orang dengan gigi rusak, gigi bertambal dan memiliki sakit gusi

  • Risiko pembusukan gigi setelah ditempel veneer gigi masih ada

  • Veneer gigi rentan copot apabila pengguna sering menggigit benda keras

KOMPLIKASI DAN EFEK SAMPING VENEER GIGI

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan oleh veneer gigi, berikut adalah beberapa efek samping dari prosedur tersebut.


1. Warna veneer gigi adalah permanen saat sudah direkatkan

Kamu tidak dapat mengubah warna gigi jika dirasa kurang sesuai. Oleh sebab itu, pastikan Sahabat Damessa melakukan proses veneer gigi hanya pada tenaga profesional yang sudah teruji kemampuannya.


Baca juga: 10 Cara Memutihkan Gigi Kuning yang Membandel Secara Alami


2. Terjadi masalah saat proses pemasangan veneer gigi

Peletakan veneer yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, salah satunya adalah pembusukan pada tepian luar veneer. Hal tersebut juga bisa memicu veneer gigi menjadi penyebab berbagai masalah pada gusi.


3. Gigi sensitif

Gigi sensitif dapat menjadi salah satu efek samping veneer gigi karena proses pengikisan enamel. Pada beberapa kasus, hal tersebut berujung pada kematian jaringan pada gigi.


CARA MERAWAT GIGI SETELAH VENEER

Jika kamu sudah bersiap untuk mencari veneer gigi terdekat, kamu harus tahu cara merawat gigi setelah veneer berikut ini.


1. Bersihkan gigi dengan flossing

Setelah melakukan veneer gigi, kamu harus memperhatikan kebersihan gigi dengan lebih cermat lagi. Gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.


2. Rajin menyikat gigi

Rajin menyikat gigi tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi, tetapi juga memastikan warna veneer tidak mengalami perubahan dengan cepat. Oleh sebab itu, jangan biarkan gigimu dalam keadaan kotor terlalu lama, ya. Segera gosok gigi terutama pada pagi dan malam hari sebelum tidur.


3. Bersihkan gigi dengan mouthwash

Mouthwash atau cairan pembersih mulut dapat membersihkan sisa-sisa bakteri yang menempel dan tidak bisa dihilangkan saat menggosok gigi maupun flossing. Selain itu, mouthwash juga memberikan sensasi nafas lebih segar yang memberikan kenyamanan ekstra untuk kamu.


4. Hindari konsumsi makanan lengket dan keras

Jangan sampai makanan keras dan lengket merusak veneer gigimu. Sebaiknya potong makanan atau buah menjadi bagian lebih kecil agar mudah dikunyah.


5. Periksakan kesehatan gigi dan mulut dua kali setahun

Nah, yang satu ini sifatnya wajib. Kamu harus mengontrol kesehatan gigi dan mulut dengan rutin memeriksakan ke dokter dua kali dalam setahun. Jangan tunggu gigi berlubang untuk memeriksakannya ke dokter ya, Sahabat Damessa.


Demikian penjelasan lengkap seputar proses veneer gigi lengkap dengan beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui. Jika benar-benar tertarik, pastikan untuk memasang veneer di klinik gigi dengan dokter terpercaya. Jangan sampai veneer gigi yang kamu pasang malah berbahaya untuk kesehatan gigi dan mulutmu di masa mendatang.


Kini kamu tak perlu khawatir, Damessa Family Dental Care telah hadir di 6 lokasi untuk melayanimu dalam hal perawatan gigi dan mulut. Konsultasikan dengan tim kami dan dapatkan rekomendasi treatment terbaik. Sahabat Damessa bisa langsung booking appointment secara online atau kunjungi klinik terdekat kami sekarang juga!


Baca juga: Mengapa perawatan gigi menjadi terbatas saat wabah COVID-19?


Referensi:

  1. Canadian Dental Association (2020). Your Oral health. Bonding & Veneers.

  2. WebMD (2020). Oral Care. Dental Health and Veneers.

  3. Veneer Gigi, Ini yang Harus Anda Ketahui

  4. Ketahui 4 Efek Samping Melakukan Veneer Gigi

  5. Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Veneer Gigi

  6. Veneer Gigi

15 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua