Mengapa perawatan gigi menjadi terbatas saat wabah COVID-19 ?


Hai, Sahabat Damessa! Semoga ditengah meluasnya wabah Covid 19 kita semua saat ini dalam kondisi sehat ya.. Apakah kamu tahu kalau saat ini dokter gigi dihimbau untuk membatasi pelayanan perawatan gigi? Hal ini tentu membuat orang-orang yang memiliki keluhan gigi menjadi sulit mendapatkan perawatan. Namun, arahan untuk menunda perawatan gigi hanya untuk tidakan yang bersifat gawat darurat itu bukan tanpa alas an kuat lho! Nyatanya, perawatan gigi memiliki resiko tinggi terhadap penularan virus penyebab wabah Covid 19. Yuk simak penjelasannya! Sars-CoV-2 sebagai virus yang menyebabkan wabah Covid 19 diketahui menyerang saluran pernafasan pada penderita. Air liur (droplets) di dalam mulut dapat menjadi salah satu lokasi bernaungnya virus tersebut karena keberadaannya yang berkaitan dengan saluran nafas. Saat kita bersin, batuk, atau bicara, droplets dapat keluar dari mulut sejauh maksimal 2 meter. Oleh karena itu, saat ini kita disarankan untuk menggunakan masker (terutama saat sedang sakit) dan menjaga jarak 1-2 meter dengan lawan bicara. Saat perawatan gigi, jarak antara pasien, dokter gigi, dan perawat sangat dekat sehingga resiko penularan sangat tinggi. Hal lain yang perlu diketahui juga adalah saat alat-alat yang digunakan oleh dokter gigi banyak yang berbasis semprotan udara (airflow). Alat-alat ini tidak boleh digunakan karena akan menyebarkan virus dari air liur ke udara, dan menjadikan penularan Sars-C0V-2 menjadi bersifat airborne yang artinya dapat melayang di udara lebih jauh dari jangkauan saat masih berbentuk droplets sehingga dapat menularkan kepada lebih banyak orang. Oleh karena itu, penggunaan alat seperti bur dan scaler saat ini sangat dihindari. Berdasarkan resiko-resiko tersebut, saat ini dokter gigi disarankan untuk membatasi perawatan hanya untuk kasus kegawat daruratan seperti bengkak besar, benturan pada gigi, perdarahan yang terus menerus, dan lain-lain. Jikapun sangat diperlukan adanya tindakan, dokter gigi diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap yang melindungi seluruh tubuh. Dalam usaha mengurangi resiko penularan wabah Covid 19, tim dokter gigi Damessa Family Dental & Skincare saat ini juga membatasi perawatan hanya untuk kondisi-kondisi kegawat daruratan gigi. Disinfeksi lingkungan klinik, sterilisasi alat, penerapan social distancing, dan kelengkapan Alat Pelindung Diri tetap dipersiapkan untuk menolong pasien yang memiliki keluhan emergency. Jika kamu memiliki masalah gigi, kamu dapat menghubungi Customer Service dan nomor Cabang Damessa agar masalahmu dikomunikasikan kepada tim Dokter Gigi. Semoga kita semua dapat bekerja sama agar wabah Covid 19 segera berlalu dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala, ya Sahabat! Stay safe #DiRumahAja! Love, Damessa

20 tampilan0 komentar
  • YouTube - White Circle
  • Facebook - White Circle
  • Instagram - White Circle
Open hours: 09.00 - 21.00

© 2017 by Damessa Family Dental and Skin Care.