Apa itu Aligner? Ini Perbandingannya dengan Behel Gigi


aligner gigi

Meratakan gigi yang tidak rapi kini bukan hanya dapat dilakukan melalui metode behel atau kawat gigi saja. Terdapat metode lain yang tidak kalah banyak digunakan, yaitu dengan menggunakan clear aligner.


Metode ini dipandang lebih mudah dan memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan memakai kawat gigi konvensional. Lantas, apa itu aligner gigi? Bagaimana perbedaan serta kelebihannya, apakah aligner bisa memundurkan gigi? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini.


Apa itu Aligner Gigi?

Aligner adalah salah satu cara meratakan gigi dengan mengacu pada peralatan plastik bening yang menutupi banyak atau seluruh gigi. Aligner memiliki berbagai keunggulan lainnya dibanding metode konvensional seperti behel.


Dilihat dari bentuknya, aligner adalah semacam lapisan transparan yang dipasang pada gigi. Sehingga lama kelamaan akan meratakan gigi pada posisi yang seharusnya. Bahan dasar aligner adalah plastik transparan berstandar medis serta BPA (Bisphenol A-free), karena itu mudah dipakai dan dilepas serta membersihkannya cukup menggunakan air.


Pada penggunaannya, aligner hanya dilepas ketika makan serta menyikat gigi. Dengan menggunakan aligner, sedikit demi sedikit gigi akan bergerak dan nantinya sampai pada tahap hasil yang diinginkan.


Aligner adalah alat alternatif dari behel. Awalnya, perawatan gigi menggunakan aligner banyak digunakan untuk pergerakan gigi minor maupun setelah selesai memakai behel dan sebagai alat pencegah terjadinya relaps. Seiring waktu, penggunaannya kemudian menjadi lebih ramai sehingga menjadi salah satu pilihan utama perawatan gigi.


Fungsi Aligner Gigi

Terdapat batasan kegunaan clear aligner dalam mengatasi masalah gigi yang ada. Contohnya, fungsi aligner adalah untuk kasus seperti gigi berjejal ringan serta tidak rata, gigi diastema, intrusi gigi berjumlah sedikit, dan lain-lain.


Sedangkan penggunaan aligner tidak diindikasikan untuk kasus seperti gigi berjejal lebih dari 5 mm, rotasi gigi parah dengan lebih dari 20 derajat, adanya gigitan terbuka, gigi dengan mahkota klinis pendek, ekstrusi gigi, dan kehilangan gigi dalam jumlah banyak.


Sehingga bisa disimpulkan bahwa fungsi aligner gigi sebagai alat perawatan gigi hanya dapat mengatasi permasalahan ringan saja.


Baca juga: Self Ligating Braces, Ini Bedanya dari Conventional Braces


Perbedaan Aligner Gigi dan Behel

Perbedaan behel dan aligner adalah pada bentuk, bahan, serta fungsinya. Aligner adalah peralatan plastik bening yang penggunaannya dapat dilepas-pasang dan berfungsi menghasilkan pergerakan gigi secara ringan. Secara estetika atau penampilan, aligner lebih baik dipandang karena warnanya transparan.


Namun karena bahannya plastik, aligner memiliki tingkat kekuatan yang berbeda dengan behel. Behel merupakan braket yang dipasang pada gigi dan memiliki fungsi menahan gigi sehingga dapat memperbaiki tata letaknya. Oleh karena itu, secara efektivitas atau kekuatan, behel lebih kuat daripada clear aligner.


Walaupun begitu, bukan artinya behel lebih baik daripada aligner. Tidak bisa dibandingkan mana yang lebih baik karena clear aligner dan behel memiliki indikasi penggunaan yang berbeda. Behel berfungsi untuk merapikan gigi dengan permasalahan ringan sampai berat, sedangkan aligner dapat digunakan untuk kasus ringan saja.


Selain itu, dalam proses maintenance atau perawatannya juga berbeda. Pengguna behel perlu melakukan kontrol secara rutin untuk penggantian kawat atau karet setiap bulan, sedangkan aligner tidak. Namun, pengguna aligner harus telaten dan disiplin dengan menggunakan aligner selama waktu tertentu serta menggantinya setiap rata-rata 2 minggu sekali.


Begitulah perbedaan aligner dan behel. Pastikan kamu ketahui terlebih dahulu keadaan gigi kamu sebelum memutuskan menggunakan salah satu di antara kedua produk tersebut, ya! Karena dengan memahami kondisi gigi sendiri, produk yang digunakan akan dapat bekerja dengan maksimal.


Baca juga: Rekomendasi & Tips Memilih Warna Karet Behel Yang Bagus


Kelebihan Aligner Gigi

Kebutuhan akan kecantikan penampilan juga menjadi faktor penting selain dari fungsi yang ditawarkan suatu barang, termasuk dalam ranah kesehatan gigi. Beberapa waktu belakangan, kini kebutuhan alat perawatan gigi yang lebih estetik meningkat, menyebabkan banyak kalangan lebih memilih alternatif behel seperti braket keramik, lingual, serta aligner.


Seperti penjelasan sebelumnya, kelebihan aligner adalah memberikan kenyamanan serta penampilan lebih nyaman dilihat daripada piranti ortodonti cekat atau behel. Aligner lebih memperhatikan bagaimana pasien akan terlihat ketika menggunakan produknya daripada kawat gigi biasa.


Namun secara efisiensi, penggunaan clear aligner lebih rendah tingkat fungsionalnya dalam menangani permasalahan gigi tertentu. Tak semua kondisi masalah gigi bisa ditangani oleh alat ini.


Itulah rangkuman pembahasan mengenai aligner, fungsi, hingga kelebihannya. Hadirnya metode aligner menjadi opsi meratakan gigi selain hanya menggunakan behel. Sahabat Damessa lebih pilih memakai aligner atau behel? Apabila Anda ingin meratakan gigi dengan dokter gigi terpercaya, kunjungi klinik Damessa terdekat atau buat janji temu secara online!


Baca juga: Scaling Gigi, Kenali Manfaat dan Prosedur Lengkapnya


Referensi:

  1. Perbedaan aligner dengan kawat gigi - Buka

  2. Behel vs Aligner, Lebih Bagus Mana? - Buka

  3. Kelebihan Meratakan Gigi dengan Aligner Dibanding Behel - Buka

  4. Metode Clear Aligner Dapat Ratakan Gigi dengan Perawatan Mudah di Rumah - Buka

  5. Perbandingan Perawatan Ortodonti Menggunakan Clear Aligner dan Piranti Cekat - Buka

5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua